TUMPENGAN SEDERHANA DAN PEMILIHAN GURU TELADAN WARNAI PERINGATAN HARI GURU NASIONAL TAHUN 2011

Dalam rangka Peringatan Hari PGRI ke-66 dan Hari Guru Nasional tahun 2011, dewan guru SMA Negeri 9 Purworejo mengadakan acara rutin berupa “tumpengan” sederhana yang diikuti oleh segenap dewan guru dan karyawan tata usaha. Acara diselenggarakan pada hari Jumat, 25 November 2011, bertepatan dengan hari PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2011. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan mengambil jam pembelajaran terakhir pada hari tersebut.


Dalam acara tersebut, Bapak Drs. Munif Afianto, M.Pd., Kepala SMA Negeri 9 Purworejo menyampaikan pengarahannya seputar perlunya para guru menyesuaikan diri dengan paradigma baru dalam pembelajaran, termasuk menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan informasi. Juga disinggung tentang pentingnya para guru meresapi kembali butir-butir kompetensi professional, kompetensi kepribadian, kompetensi pedagogis, dan kompetensi social, sehingga diharapkan para guru mampu menjadi figure yang betul-betul dapat diteladani. Kepala Sekolah mengajak agar momentum peringatan hari guru tahun ini dapat dijadikan wahana bagi para guru untuk berintrospeksi diri guna meningkatkan profesionalismenya pada masa-masa mendatang. Puncak peringatan ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bapak kepala Sekolah dan diterimakan kepada Ibu Ratna Dewi Sukowati, S. Pd. Selaku ketua ranting PGRI SMA Negeri 9 Purworejo. Sedang doa dibawakan oleh Bapak Asmawi, S. Ag., guru Pendidikan Agama Islam pada SMA Negeri 9 Purworejo.


Di sisi lain, OSIS juga menyelenggarakan acara tersendiri, yakni dengan mengadakan pemilihan guru teladan. Pemilihan dilakukan untuk memilih guru-guru yang layak menyandang predikat: guru terdisiplin, guru tertegas, guru teraktif, guru terramah, dan guru terfavorit. Pemilihan dilakukan dengan menyebarkan angket kepada seluruh siswa untuk diisi secara rahasia dan hasilnya dikumpulkan untuk diadakan penghitungan oleh panitia. Pengumuman hasil akan dilakukan pada kesempatan kegiatan upacara bendera Senin pagi.


Sesuai dengan petunjuk dari Dinas P dan K maupun dari Pengurus Daerah PGRI Kabupaten, kegiatan upacara dipusatkan di tingkat kabupaten, dengan demikian di tingkat sekolah tidak diselenggarakan upacara bendera khusus untuk peringatan hari guru.

 


    Kirim Komentar